Tulisan Bisnis 2

PELUANG BISNIS KERAJINAN BAMBU

KELAS            :  1EB21

DISUSUN OLEH

FADMA WARDANI ( 22212638 )

HIDAYATI HUSNUL A ( 23212468 )

NADYA YASMINE ( 25212222 )

SARI PUSPITA WIRYANI ( 26212856 )

SILVINA RAMADANI ( 27212014 )

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kerajinan bambu adalah sebuah bisnis yang memanfaatkan bahan dari alam yang ada di sekitar rumah. Kerajinan bambu ini digunakan sebagai mata pencaharian utama sekaligus dijadikan sebagai bisnis. Bisnis kerajinan bambu ini telah berlangsung sejak lama dan masih berjalan hingga sekarang. Sebagian orang mungkin berfikiran batangan-batangan pohon bambu hanya bisa dipergunakan sebagai bahan membuat kandang ayam , bangunan rumah atau sejenisnya.

Tetapi ternyata bahan bambu bisa disulap menjadi kerajinan yang bernilai seni tinggi selain juga memiliki nilai fungsi tertentu. Selain itu bisnis kerajina bambu ternyata mampu menghidupi banyak keluaarga. Aneka peralatan rumah tangga memang sudah banyak kita jumpai menggunakan bahan dasar bambu ini. Dengan Kerajinan bamboo ini ternyata menjanjikan peluang bisnis yang cukup lumayan.

PEMBAHASAN

Kerajinan bambu adalah peluang bisnis yang menguntungkan. Perkembangan zaman belum tentu selalu meninggalkan produk hasil perkembangan tempo dulu.  Kerajinan bambu salah satunya. Walaupun bisnis kerajinan bambu ini masih berjalan sampai sekarang, namun perkembangannya tidak pesat. Kerajinan bambu ini dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tambir untuk membersihkan beras dan gorong-gorong untuk tempat sampah atau tempat baju kotor ataupun kerei sebagai hiasan. Beberapa jenis hasil dari kerajinan bambu diantaranya adalah anyaman bambu (bermotif dan polos), kalo, cething (tempat pensil), tempat tissue, tempat buah, tempat nasi dan masih banyak lagi.

  • Beberapa keuntungan menjalankan peluang bisnis kerajinan bambu:
  1. Bahan baku mudah didapatkan dengan harga yang terjangkau.
  2. Kerajinan bambu adalah salah satu bisnis yang memanfaatkan sumber daya yang ada.
  3. Meningkatkan kreatifitas
  4. Bisnis yang ramah lingkungan

Untuk membuat kerajinan bambu ini terkadang harus membeli bambu yang sesuai. Dalam pembuatan tambir, untuk satu batang bambu dengan panjang sekitar 4 m yang dibeli dengan harga Rp 7.500 dapat diproduksi lebih kurang 30 tambir. Pembuatan 30 tambir tersebut dapat diselesaikan selama 2 hari oleh dua orang pekerja. Jika harga jual satu buah tambir Rp 2.700 dan biaya produksi diperkirakan Rp 1.000 per tambir, pendapatan perajin per tambir sebesar Rp 1.700. Dalam waktu satu bulan perajin bambu bisa memperoleh pendapatan dari usahanya tersebut sebesar Rp 765.000. Bila home industry ini mempekerjakan lebih dari 2 orang tenaga kerja, dapat diperkirakan bahwa usaha ini mampu menghidupi seluruh anggota keluarga.

  • Pemasaran

Sebagai strategi pemasaran yang dijalankan adalah pemasaran melalui internet dengan system e-commerce juga jejaring sosial.  Pembuatan website atau blog akan memudahkan dunia luar dapat membeli atau mempelajari mengenai dunia kerajinan bambu. Keberadaan internet membuat batas batas geografis nyaris tidak berarti. Era internet memunculkan perusahaan yang menamakan dirinya perusahaan E-Business. Dengan pemasaran via internet, yang tidak menutup kemungkinan bahwa penikmatnya adalah seluruh pengguna internet di seluruh dunia. Peluang lain yang dapat diambil adalah diferensiasi produk. Diferensiasi produk dapat berasal dari berbagai faktor, antara lain kualitas produk, dan desain produk yang istimewa.

PENUTUP

  • Kesimpulan

Dengan demikian, kerajinan bambu adalah sebuah home industry business yang memanfaatkan sumber daya alam dan merupakan bisnis yang ramah lingkungan, terbukti dari limbah yang dihasilkan tidak memberikan dampak apa pun. Dengan letak geografis yang menghambat pemasaran kerajinan bambu saat ini, maka dengan adanya jaringan internet akan mempermudah pemasaran kerajinan bamboo secara online yang menjadikan batas-batas geografis menjadi tidak berarti. Pemasaran secara manual harus ditinggalkan, dan melakukan pemasaran dengan memanfaatkan via internet adalah batu loncatan untuk mengembagkan peluang bisnis kerajinan bambu. Namun selain itu, harus kita perhatikan pula mengenai diverensiasi dan kreatifitas produk agar dapat meningkatkan laba, pemasaran, serta meningkatkan daya saing.

DAFTAR PUSTAKA

http://research.amikom.ac.id/index.php/KIM/article/view/4408/2742

Diakses hari Senin, 12 November 2012 jam 21.00

www.bisnisukm.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s